JEMBATAN SUROBOYO

       Hy good travellers, ini adalah postingan pertama atau perdana dari dinnarhomestay.com, kami di sini selain memperkenalkan usaha kami yaitu penginapan yang telah dikenal dengan nama dinnar homestay, kami juga menyajikan liputan tentang obyek- obyek wisata di surabaya dan daerah jawa timur tentunya, tetapi tidak menutup kemungkinan saya selaku penulis juga menuliskan obyek wisata daerah lain. okay good travellers sebelum ke topik tulisan nich ada baiknya saya menulis tentang Kota Surabaya terlebih dahulu, kali ya…

       Kota Surabaya adalah ibukota provinsi Jawa Timur ibukota loch ya, bukan bapak kota entah bapak kota ada di mana, hehehehehe…lanjut, Kota Surabaya merupakan kota terbesar kedua setelah kota jakarta, tidak salah kalau Kota Surabaya merupakan kota metropolitan, kota surabaya juga merupakan kota bisnis, perdagangan, industri, dan pendidikan di Jawa Timur serta kiblatnya pendidikan bagi Indonesia Bagian Timur. Kota ini terletak 796 km sebelah timur kota jakarta, atau 415 km sebelah barat Denpasar, bali. Surabaya terletak di tepi pantai utara pulau jawa dan berhadapan dengan Selat Madura dan Laut Jawa. Surabaya memiliki Luas + 333.063 km persegi dengan penduduknya berjumlah 2.909.257 jiwa (2015). Daerah Metropolitan Kota Surabaya yaitu GERBANGKERTOSUSILO kepanjangannya adalah gerrrrrrrrrrrrrrrrbannnnnnnnnnnnnnngggggggggggkerttttttooooooooooosuuuuuuuuuuuusilllllloooooo, panjang khan? hehehe, bercanda, kepanjangan atau akronim sebenarnya adalah Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Lamongan. Wilayah GERBANGKERTOSUSILA merupakan wilayah metropolitan terbesar kedua di Indonesia yang berpusat di Kota Surabaya. Kawasan ini setara dengan JABODETABEK, yang Berpusat di kota Jakarta. Pembentukan Satuan wilayah Pembangunan (SWP) Gerbangkertosusila sendiri, menurut Perda Provinsi Jawa Timur No.4/1996 tentang RTRW Provinsi Jawa Timur dan PP No.47/1996 tentang RT RW Nasional, bertujuan untuk mewujudkan pemerataan pembangunan antar Daerah.

       Kota Surabaya terkenal dengan sebutan Kota Pahlawan karena sejarahnya yang sangat diperhitungkan dalam perjuangan arek arek suroboyo ( pemuda pemudi surabaya ) untuk mempertahankan kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajah dan jangan salah Presiden RI I kita Bpk. Ir. H. Soekarno adalah Orang Surabaya beliau lahir di Kota Surabaya pada tanggal 6 Juni 1901.

      Okay, Good travellers sekian liputan tentang Kota Surabaya, sekarang kita masuk ke topik kita, masih mengandung kalimat surabaya, cuma ini nama jembatan yang baru diresmikan oleh Ibu Walikota Risma Triharini, Ibu’e Arek Suroboyo (Ibunya Orang Surabaya) Jembatan ini diresmikan tanggal 9 July 2016, dengan ditandai pelepasan ratusan kembang api dan lampion. Jembatan Suroboyo adalah Infrastruktur jalan berupa jembatan yang menghubungkan kawasan pesisir Kota Surabaya di Pantai Kenjeran. Jembatan ini memiliki panjang 800 meter dengan lebar 18 meter dan tinggi 12 meter yang ditahan dengan 150 tiang pancang. Pembangunan ini dimulai Januari 2015 dan digarap oleh PT. HUTAMA KARYA. Jembatan ini dibangun mulai Tempat Hiburan Pantai Kenjeran proyek jalur luar lingkar timur Kota Surabaya mengular hingga ke kawasan Sentra Ikan Bulak (SIB) dan nelayan di nambangan, Kedung Cowek, Kota Surabaya. Travellers penasaran dengan fotonya. Berikut Ini gambar foto beserta deskripsinya.

Jembatan suroboyo, homestay murah di surabaya, homestay di daerah a.yani surabaya, penginapan murah di surabaya, penginapan syariah di surabaya, penginapan harian di surabaya.
Gambar I

Gambar I : Pedestrian atau tempat pejalan kaki jembatan Suroboyo, Pedestrian ini dimulai dari ujung jembatan suroboyo hingga berakhir di ujung satunya, di sebelah kanan pedestrian ini terdapat pemandangan kampung nelayan. Pedestrian ini juga dibatasi dengan pagar yang panjang untuk keselamatan pejalan kaki.

rsz_img_20160729_170327
Gambar II

Gambar II : Pemandangan dari Pedestrian Jembatan, Pembatas Pedestrian ini juga ditanami tumbuh- tumbuhan.

IMG_20160729_171113
Gambar III

Gambar III : Suasana Sore Hari di Jembatan Suroboyo, banyak orang yang menghabiskan waktu sorenya untuk berjalan di atas jembatan ini. Selain berjalan kaki ada juga pengunjung yang mengunjungi jembatan ini menggunakan kendaraan, saran saya sebaiknya jika mengunjungi jembatan anda lebih nyaman berjalan karena pedestrian di jembatan ini sangat nyaman digunakan untuk pejalan kaki karena sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti rambu rambu lalu lintas, lampu penerangan jalan, dan pembatas jalan. Selain itu anda yang hobi foto bisa naik lagi ke jembatan kecil di atas Jembatan Suroboyo, jika anda membawa kendaraan, parkirlah kendaraan anda di pintu masuk Jembatan Suroboyo, biaya parkir kendaraan bermotor R2 Rp. 5.000 dan R4 10.000 yang dikelola oleh warga sekitar jembatan.

Gambar IV
Gambar IV
Gambar IV
Gambar IV
Gambar IV
Gambar IV
Gambar IV
Gambar IV

Gambar IV : Jembatan ini berada di tengah Jembatan Suroboyo, Jembatan ini menggabungkan ujung satu ke ujung yang lainnya Jembatan Suroboyo, dari Atas Jembatan Ini anda bisa menikmati pemandangan Pantai Kenjeran Selain itu jika suasana malam hari anda bisa melihat Jembatan Suramadu. Bagi travellers yang hobi selfie salah satu spot yang bagus untuk selfie adalah di atas jembatan ini.

Gambar V
Gambar V

Gambar V : Gambar pemandangan dari atas Jembatan Suroboyo.

Gambar V
Gambar VI

Gambar VI : Salah satu fasilitas rambu rambu yang harus ditaati oleh pengunjung Jembatan Suroboyo, Rambu – Rambu itu berbunyi : Dilarang Menaiki Anjungan :  Menggunakan Rok, Memakai sepatu atau sandal hak tinggi, dan Anak di bawah 12 tahun harus diawasi oleh orang tua / dewasa.

Gambar VII
Gambar VII

Gambar VII : Rambu Rambu Papan petunjuk Lokasi Sentra Ikan Bulak, Papan Penunjuk ini dapat anda temukan setelah anda menyusuri Jembatan Suroboyo.

Jarak tempuh dinnarhomestay dengan Jembatan Suroboyo adalah + 17,9 km dengan menghabiskan waktu sekitar 41 menit sampai 50 menit. Jadwal kunjungan ke Jembatan Suroboyo sebaiknya hari sabtu pkl 18.00 karena pada hari dan jam tersebut Air mancur Jembatan Suroboyo dimainkan.

Sekian Postingan dari dinnarhomestay.com, ke Surabaya ingat Dinnar, Happy reading dan Salam Travellers.

Sumber : 1. https://id.wikipedia.org/wiki/Jembatan_Suroboyo

Written by : Arra

Photograph by : Arra

Save

Save

Leave a Reply